LEA: A dedication for Junior Rorimpandey (10)

>> Friday, July 1, 2011

Cook With Me?
gambar dari sini














DARI dapur. Berlagak mengelap kompor, Lea memerhatikan Juna menyantap mi instan sambil duduk di sofa ruang tamu. Meringis ngeri setiap Juna mengerucutkan bibirnya, takut kalau-kalau ada rasa aneh dari mi instant  yang dibuatnya, yang mungkin saja bisa membuat Juna celaka--berlebihan memang, tapi... istilah apalagi yang tepat untuk mengatakannya?

Karena tidak ada makanan yang bisa dimasaknya--sebenarnya ada, tapi tidak tahu bagaimana mengolahnya, Lea memutuskan untuk membuatkan Juna mi instant. Jenis makanan yang cepat dan praktis untuk disajikan, tanpa melibatkan rerempahan yang sama sekali tak dikenal oleh zona ingatan Lea. Hanya berbekal air panas, bumbu mi instan, irisan cabai, sawi parut, dan dua telur yang dicampur bersama mi instan tersebut--jadi lapar.


"Lea," Juna memanggilnya. 
Lea tersentak. Tak menduga.
"Y-ya?" Lea berjalan pelan ke ruang tamu. Menghampiri Juna yang sedang meneguk air putih di gelasnya. Memandangnya cemas.
Juna meletakkan mangkuk mi instan yang sudah kosong di atas meja. "Apa bumbu mi ini?" tanyanya dengan dahi berkerut.
"Bumbu... biasa." Lea menelan ludah. Bingung sendiri. "Hanya bumbu yang ada di kemasan mi instan itu."
"Tidak ada lagi yang kau campurkan?"
"Ti-tidak," Lea menggeleng buru-buru. Panik. "Tidak ada."
"Yakin?"
"Yakin. Kenapa? Apa... tidak enak?"
"Enak."
"Eh?"
Juna bersandar di punggung sofa. Tersenyum pada Lea--senyum uniknya. "Benar. Enak. Enak sekali."
Lea sama sekali tidak percaya, kalau suara Juna ternyata bisa selembut itu padanya. 
Sama sekali tidak percaya kalau wajah yang biasanya sinis itu, kini melunak. Seolah semua kerutan sinis di dahinya itu terhapus oleh penghapus tak terlihat, dan memunculkan wajah lain yang amat ramah, yang sepertinya tak mungkin datang dari seorang Juna.
Seperti sketsa gambar komik .


Lea meraba dadanya. Jantungnya berdegup begitu keras sekarang. Sakit. Tapi entah kenapa... menyenangkan. 
Ya Tuhan. Tolong, jangan sampai aku suka padanya, Lea memohon dalam hati. Aku hanya mengaguminya, tidak ingin lebih dari itu.  


"Kau sudah makan?" Juna bertanya, membuat Lea terkesiap. Ekspresi wajahnya kembali dingin.
Lea menggeleng, tapi kemudian mengangguk cepat-cepat, berkata 'sudah' dengan gugup.
"Kenapa kau tidak yakin begitu?" Juna mendadak berdiri, mengangkat mangkuk di atas meja tamu, dan berjalan menuju dapur. Melewati Lea yang bengong.
"Aku sudah makan. Benar." Lea berbalik berusaha menyakinkan.


Juna cuek, meletakkan mangkuk yang dibawanya di dalam bak cuci, kemudian mencucinya--sampai bersih.
Kemudian dia memerhatikan Lea, bertanya, "Siapa yang membuatkanmu makanan untuk makan tiap hari?"
"Kalau sedang tinggal di apartemen begini, biasanya... Malini yang membawakanku makan tiap hari... Tapi, berhubung dia sakit flu berat, kalau siang hari aku cuma makan mi instan atau sosis goreng dan telur dadar, dan kalau malam... aku beli di pangkalan kaki lima di depan."
"Kau tidak punya bahan makanan lain lagi?" Juna melangkahkan kaki menuju kulkas. Membukanya. Membungkuk, melihat ke dalam.
"Ada buah-buahan saja..." Lea berjalan mendekat, "dan... es krim." Dia nyengir.


Juna menoleh, tepat saat Lea nyengir. 
Masih membungkuk dia melihat Lea dengan alis berkerenyit, seolah saja Lea telah melakukan hal konyol--Lea buru-buru mengatup bibirnya. Tapi kemudian, Juna mendengus geli, menggeleng pelan, kembali melihat ke dalam kulkas. 
Lea melongo.


"Aku akan buatkan kau makanan, oke?" Juna menarik keluar bungkusan sosis dan buah mangga dari dalam kulkas. Menutup pintu kulkas dengan lututnya. "Kau bisa hangatkan juga untuk makan siang besok. Tidak perlu makan makanan instan lagi."


Mata Lea melebar. Juna... akan membuatkan makanan untuknya? Yang benar saja. Rasanya kaki Lea melayang beberapa inci di udara saking senangnya. 


"Jangan bengong saja di situ. Bantu aku... cari bumbu apa gitu, di kulkas," suruh Juna ngebos, seraya membuka bungkus plastik sosis dengan sekali tarik.
Nyengir, Lea melesat ke kulkas buru-buru. Perasaannya riang.


(bersambung)
Asli: Lita yang tulis (jangan diplagiat!)
..............................
gambar orisinal dari sini
Kau terlalu kurus... Harus makan yang banyak

































6 comments:

Enno July 2, 2011 at 5:23 AM  

masak apa lit?
sosis goreng aylopyu?

hihihi....

akhirnyaaaa.... udah ditunggu2 ni lanjutannya! ck, lamanyooooo

:D

l i t a July 2, 2011 at 9:52 AM  

@Enno: Hei. Hihihihihi. Maaf ya mbak Enno. Aku kena writer's blog soalnya... Plus lot things happened to me accidentally. Kali ini aku semangat lanjutin deh.

deeo July 2, 2011 at 9:54 AM  

iya , udah kutunggu-tunggu juga , semangat ngelanjutin mbak , penasaran nih tiap hari buka blog mbak lita , buat nunggu lanjutannya LEA , hehehe.....
sosis goreng aylopyu...hehehe...jadi ngayal gimana bentuknya,mbak Enno...
SEMANGAT!!!!

Anonymous,  July 2, 2011 at 5:19 PM  

Tiap hri dgn h2c . Ngebuka blog ni brhrap uda ada lnjtan.a LEA . .
Dan trnyata . . Uda nongol lnjtan.a . .
Jd seneng . .
Trus lnjut ya kak . .
chaiiyyoouu ! !
:-D

ann July 3, 2011 at 9:35 AM  

What a nice pict..

My oh my, Can't stop looking at him.. Aw..aw.. *_* fool me..

Great choice mba!

Sekali waktu bikin stori nya agak panjang boleh dong.. ;)

l i t a July 3, 2011 at 6:40 PM  

@all: setelahnya, aku bakal tulis lebih panjang lagi deh lanjutannya. hehehheTrims ya, supportnya.
*kisshug*

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP