Tentang Persahabatan: Kasih sayang dan Janji Ingkar (2)

>> Friday, June 24, 2011

VIA Blackberry Messenger dia berkata, "Maaf, ya Ta', kalo gw bikin kecewa."

Tidak saya balas, karena masih sangat sebal padanya.
Tapi pagi ini saya membaca barisan huruf itu lagi, mengembuskan napas perlahan, kemudian memutuskan untuk membalas ucapannya tersebut dengan kalimat singkat: 
"Lo emang bikin gw kecewa, but u're still my friend. Hope u have a great day always."
Dia kemudian membalas, "Thanks ya, Ta. I will, deh, Ta."


-23 juni 2011-
........


Ditemani Marketing Manager saya, saya bicara pada teman saya itu. Sebenarnya Marketing Manager saya yang bicara padanya, sementara saya hanya bisa diam menunggu giliran.
Teman saya menerima keputusan itu, mengaku salah dalam hal disiplin. Meminta maaf atas segala sikap dan kata-kata salah yang mungkin dilakukannya selama bekerja.


Singkat kata, Marketing Manager saya pergi keluar ruangan untuk mengurus sesuatu. Meninggalkan saya dan teman saya sendiri, membicarakan masalah gaji yang akan dibayarkan padanya akhir bulan nanti.


"Lo jangan khawatir, Ta. Gw gak apa-apa, kok," kata teman saya meyakinkan.
"Ya emang terserah lo sih. Gw cuman pengen yang terbaik aja buat lo. Lo tuh..." 
"Ta. Gw masuk sini bukan karena lo, kan? Gw ikut prosedur. Gw isi form, interview dan akhirnya keterima. Tolong jangan jadiin beban."
"Gw cuma cemas..." Suara saya mulai serak.
"Ngapain lo cemas. Dont be."
"Gw cuman pengen lo settled, gak kaya-kaya gini terus."
"Taaa... Tenang. Gw tuh udah punya kerjaan."
Saya pasang muka tidak percaya. "Terserah lo deh."
"Lo gak percaya?" Dia kemudian ambil ranselnya, mengeluarkan sebuah map berisi kertas tebal. "Ini," dia mengeluarkan kertas2 itu, "kerjaan gw. Data klien gw."
Alis saya mulai tinggi.
"Gw representatif dari perusahaan marcomm Jakarta. Dan gw punya gaji tetap, meskipun gak punya kantor tetap. Gw terima kerjaan di Ema, karena kerjaan gw ini, sistemnya mobile--senggang, jadi gw perlu kerjaan yang reguler."


Rontok hati saya.
Rontok kepercayaan saya.
Bisa-bisanya dia berkata begitu dengan gampangnya.


Tanpa babibu, saya bangkit dari kursi. "ATM lo udah jadi, gaji lo dibayar tanggal 28. Hope u have a great life."
Setelah itu saya pergi. Tidak menggubris panggilannya.


-22 Juni 2011-
................................
gambar dari sini
I'm sorry I can't trust u anymore. Ever.





















9 comments:

Ra-kun lari-laRIAN June 24, 2011 at 1:21 PM  

ini serial baru lagi ya?
wah..

Lia June 24, 2011 at 1:28 PM  

ggrrr! ternyataa, ih nyebelin geura tuh orang -.-

sabar mbak, nanti pasti kena batunya! -.-

gloriaputri June 24, 2011 at 2:19 PM  

waduh tuh orang...dikasih hati malah nikam jantung....ckckckckkckc

sabar mbaaaaa

gloriaputri June 24, 2011 at 2:22 PM  

waduh tuh orang...dikasih hati malah nikam jantung....ckckckckkckc

sabar mbaaaaa

l i t a June 24, 2011 at 2:27 PM  

@Rakun: Ini bukan serial novel, tapi serial asli. Reality story yang happening sama aku beberapa hari lalu.

@Lia: Nyebelin emang. Aku absen dulu deh berhubungan sama dia. Masih sedih.

@Glo: Jleb! Jleb! Bles! Rasanya Glo. Ngerasa bodoh banget,

deeo June 24, 2011 at 3:50 PM  

ya ampunn mbak , ternyata....hemmm...ya manusia betapa tidak bisa ditebak apa yang ada di otaknya....
tetep semangat mbak , ntar kubawain juna deh!!!hehehehe

l i t a June 24, 2011 at 8:22 PM  

@Deeo: Ayo, Dee. Cepet bawain. Ilang deh sedihku. *ngarep banget*

Enno June 24, 2011 at 11:57 PM  

idih... udah susah2 dipikirin, dibela2in.. ternyata dia cuma main2 doang dr awal...

temen apaan tuh...

sabar lit... tar dia kena batunya. tunggu aja.

btw bagi ya entar junanya sepotong
kue kaliiii...

:P

deeo June 27, 2011 at 7:44 AM  

hahahahaha.....ntar ntar aku menculiknya dulu dari mbak aline...hehehehehehe...*piss mbak aline

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP