Stupid Me

>> Saturday, June 25, 2011

PERINGATAN untuk cewek-cewek bego:
Jangan sekali-sekali berdiri di tengah cowok2 kalap yang akan adu jotos, 
karena dengan begitu, muka kalian akan kena bogem nyasar
*bisik-bisik* kaya saya...
......................................................

"Bu Lita, maaf," seorang Restaurant Captain memberitahu saya dari ambang pintu, "si A dan si B, ribut di kitchen bawah."--kitchen bawah = dapur chinese food.
Saya yang sedang memasukkan barang-barang saya ke dalam tas, langsung pergi keluar diikuti oleh si Captain.
.................

Sudah ramai di bawah.
Sekuriti berusaha memegangi si A yang pegang penggiling daging, sedang Chef Chinese dan dua orang lainnya memegangi si B--yang badannya besar, yang gak pegang apa-apa sama sekali. A dan B sedang saling maki dan teriak dengan bahasa sekasar-kasarnya yang berhasil mereka temukan di kepala panas mereka.

Melihat saya datang, bukannya berhenti, mereka malah tambah keras bertengkar. Berusaha melepaskan diri dari pegangan orang yang berusaha mencegah mereka berkelahi.
Tanpa ragu--merasa aman karena dua orang 'kalap' ini udah dipegang--saya berdiri di tengah, berusaha melerai mereka, menyuruh dua2nya diam. 

"APA-APAAN SIH? DIAM DULU! KAYA ANAK KECIL!"

Tapi sepertinya tidak ada satupun dari mereka yang dengar kata-kata saya, tetap saling teriak. Sampai akhirnya si B bisa melepaskan diri dan maju menghampiri si A yang nyerocos gak jelas.
Saya berusaha mencegah, mendorong B ke belakang, dan menyuruh si A diam. Tapi sepertinya si A tidak bisa berhenti sama sekali, dan malah menyemangati B untuk memukulnya. 
Ditantang, B pun maju lagi, saya yang masih berusaha mendiamkan A, menoleh ke arah B, yang ternyata sudah melayangkan tinju ke arah A, bertepatan saya mundur ke belakang.
Dan... bisa ditebak, sayalah yang kena bogem mentah si B.

Saya merosot ke lantai dapur. Orang-orang diam, begitu pula si A dan si B. Mereka berdua bengong, dengan mata melotot ngeri. Sementara saya melihat bintang-bintang berkeliling mengitari kepala saya. Pusing, sakit, apa pun itu campur aduk. 
Saya sejenak lupa apa yang terjadi, sampai akhirnya Chef Chinese menghampiri saya dengan panik. Bermaksud membantu. Tapi saya sudah habis kesabaran. Menepis tangannya, dan langsung berdiri. Murka! 
Menyembur A dan B, dengan omelan paling nyelekit yang bisa saya lontarkan sebanyak-banyaknya, sambil memegang pipi saya yang cenat-cenut. 


B yang merasa bersalah, memohon maaf dengan ekspresi wajah ingin menangis. Berusaha menghampiri saya--kalau bisa mungkin dia akan mencium kaki saya, agar dimaafkan.
Tapi saya sudah terlalu marah, sehingga cuma bisa berkata, "Kalian! Kantor! Sekarang!"
Lalu pergi dengan napas memburu, saking mati-matiannya menahan emosi.


-24 Juni 2011-
........................


Singkat kata, si A dan si B membuat surat pernyataan tertulis (tangan) atas kesalahan yang meraka lakukan, dan akan menunggu keputusan GM pagi ini, apakah mereka akan dikeluarkan atau akan di skorsing atau didemosi ke jabatan yang lebih rendah.


Saya, dengan berat hati, mengusulkan untuk mengeluarkan salah satu dari mereka, dan mendemosi yang satunya, karena apa yang mereka perbuat kemarin termasuk pelanggaran berat yang fatal sanksinya.
Sulitnya jadi Personalia, ya pada waktu seperti ini; saat ada kasus pelanggaran berat yang menyebabkan putusnya hubungan kerja. Terkadang bertentangan dengan hati nurani.  
Meskipun kasihan, peraturan tetap peraturan. Tidak bisa ditawar-tawar.
.............................


Sekarang pipi kanan saya memar, dan sudut bibir sobek.
Benar-benar penodaan terhadap penampilan saya.
Andaikan saya tahu kemarin akan kena tinju, saya akan berteriak pada si B terlebih dulu, "Jangan pukul muka! Please..."
......................
gambar orisinal dari sini














  







5 comments:

Lia June 25, 2011 at 9:59 AM  

ya Tuhaaann, kena bogem mbak? tapi ceritanya kayak crita sinetron, persis banget,
sini tak kompresin, mantep kayaknya tuh cenat-cenut :(

Enno June 25, 2011 at 11:12 AM  

:)

tapi kemaren kamu msh smpet nelpon buat menghibur aku ya, lit...

pasti pas kamu ngajak ngomong aku itu, kamu sambil cenat cenut di pipi ya..?

haha

thx ya kemarin... sini peluk! :D

l i t a June 25, 2011 at 11:30 AM  

@Lia: Persis. dan gak nyangka aku akan mengalaminya. Sekarang pipiku bengkak, kaya orang sakit gigi. dan semua orang malah pada ketawa.
capeee dehhh

gloriaputri June 25, 2011 at 6:13 PM  

kalo diketawain org bilang aja gini mba Lit : "kenapa ketawa? ni gara2 habis meng-KO 2 org kemaren"
hehehhee...gak bohong kan,...nyatanya 2 org si A dan B itu memang "KO" alias kena hukuman :D

keren mbaaaa...aq terakhir pny memar gt jaman masih suka berantem wkt SMP....hehehheeee.... #aneh

l i t a June 26, 2011 at 6:30 AM  

@Mbk Enno: Ayo peluk sini. *sekalian lupain si Jepang eror tuh*

@Glo: Kamu sih emang preman cilik. Jago Taekwondo. Aku kan kena bogem nyasar. Gak keren sama sekali. Aku tak rela, wajahku nan cantik ini ternoda *tetep eksis narsisnya*

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP