LEA: A dedication for Junior Rorimpandey (9)

>> Friday, June 17, 2011

"TINGGAL sendiri?"
Pertanyaan itu terlontar begitu Juna melangkahkan kaki masuk ke apartemen Lea. Berdiri di ruang tamu, dengan tangan di saku sambil memandang sekeliling.
Lea bersyukur dia baru saja membereskan ruang tamunya yang sebenarnya selalu dalam keadaan kacau balau.


"Iya..." jawab Lea tercekat. Suaranya susah sekali keluar.
"Keluargamu?"
"Mereka..." Lea ragu untuk memberitahu Juna tentang keluarganya. Juna bukan teman, teman dekat, saudara--apalagi pacar, yang bisa dia beritahukan begitu saja mengenai itu.
Juna berbalik, menunggu Lea melanjutkan kalimatnya. "Mereka...?"
"Mereka... ada," kata Lea, langsung berjalan pergi menuju dapur. "Anda mau minum apa?
Juna mengabaikan, mengikuti Lea perlahan. "Ada bagaimana?" 
He is so pushy. "Ya. Mereka tidak tinggal di sini."
"Dimana mereka?'
"Di rumah."
"Kalau kau punya rumah, kenapa kau tinggal sendiri di sini?"
Kenapa aku jadi ingin membunuhnya sekarang, Lea menggerutu dalam hati. "Karena... aku senang di sini." Lea menutupi wajah jengkelnya dengan membungkuk di depan lemari es, memilih minuman dingin untuk Juna.
"Mereka tidak khawatir?"


Lea berdiri, dan berbalik, memandang Juna yang berdiri di sebelah meja makan dengan tangan di dada. Sungguh makhluk yang menarik, dia membatin, terkesan dengan sosok Juna untuk kesekian kalinya; membuat mukanya panas seketika.
Cepat-cepat dia membungkuk di depan kulkas lagi, menyambar soft drink kaleng asal saja, dan menyodorkannya pada Juna.


"Aku tidak mau." Juna menolak mentah-mentah, mengangguk ke soft drink kaleng di tangan Lea. " Udara sudah terlalu dingin. Kau mau membuatku beku?"
Wajah Lea merah padam. 
"Aku lapar," katanya datar. "Buatkan aku sesuatu," 


Lea merasa tubuhnya kaku seketika.


"Sa-saya... tidak bisa masak. Saya sudah bilang pada An--"
"Bisakah kau--" (Juna membungkam bibir Lea dengan telunjuknya) "--stop menyebutku dengan 'Anda'? Aku bukan Presiden atau seseorang yang cocok untuk kau sebut dengan 'Anda'. Dan aku... tidak suka kau menyebutku dengan itu, seolah saja ada perbedaan besar..."
Dia tidak melanjutkan, menelan kembali kata-katanya ke tenggorokan, kemudian memutar badannya, dan berjalan ke ruang tamu. Duduk di sofa  berlengan, membelakangi Lea yang bengong. Mengejap-ngejapkan mata besarnya.


Yang tadi itu apa? Pikir Lea, sangat bingung. Juna tadi menyentuh bibirnya dengan telunjuknya tanpa ragu sama sekali. Seakan saja dia--Lea, adalah orang yang telah lama dikenalnya. Seseorang yang... wajar diperlakukan seperti itu olehnya.


Apa aku harus senang? Lea bimbang. Berpaling, berjalan mendekati kulkas, hendak menaruh soft drink kaleng yang tadi diambilnya.
Dan jujur saja, dia senang. Ada semacam gelegak aneh di dadanya sekarang. Aneh, namun menyenangkan. 
Semacam rasa yang membuat seseorang menginginkannya untuk tinggal selama mungkin. 
Tapi sayangnya Lea tidak bisa mempertahankan rasa aneh yang menyenangkan itu, karena begitu teringat permintaan Juna untuk membuatkannya sesuatu, panik segera saja menggantikan posisinya.


(bersambung)
Asli: Lita yang tulis (jangan diplagiat!)
...........................................................
gambar dari sini
Hari ini, kita mulai 'cerita' kita...




















14 comments:

Enno June 18, 2011 at 7:25 PM  

hihihi... bikinin mie rebus?

aw aw!

:))

PS: di twitter langsung rame bgt ttg juned stlh tayangan MCI hari ini..
btw dgr2 mau ada meet and greet chef juna di Carrefour MT Haryono, Jkt? oh noooo!!!! *pasguelagigakdijakarta*

shafarani June 23, 2011 at 6:42 PM  

hwaaa.. so sweet...
:D

ayo ayo lanjutkan ceritanya, sista!!

Anonymous,  June 26, 2011 at 1:07 AM  

Litaa . Lanjutan nya dongg . . Penasaran nuii . . :-(

ann June 27, 2011 at 7:50 PM  

Aku nyasar ke blog ini gara2 curious (bgt) searching, browsing about juna, the chef..

Ampe bw bb ke kmr mandi segala, lupa ada appointment ama org, larut t'bawa ama cerita mba lita..

Lha kok tengah jalan putus sih mba? Ngga asyik banget.. ;(

I believe when he found your blog he would wonder what would be the next.. :

It's a great idea 2 create a story based on his figure..

I can hardly wait to read next stories.. ;)

l i t a June 28, 2011 at 8:58 PM  

@Ann: Tq ya, Ann. Ur comment really means lot to me.
More spirit to continue this story.
Berharap Juna ikutan nyasar ke blog ku.
Hehehehhe

She'JendraL,  June 30, 2011 at 3:50 PM  

ahahahaha...aq pikir it's real..bener2 ktemu Junior'juna'ternyata...^^

but,tiba2 terdiam....keren mba ceritay..aq amienkan,mdh2n sang masterchef ikutan nyasar,heehe...

aq tunggu cerita selanjutny yah..^_^

ann July 1, 2011 at 10:01 PM  

Yuhuu.. Dear mba lita..

Have u found his account? I got it already.. Yeeaaahh.. (Abis fb ama twitternya hoax mulu..)

Klow blm cobain deh buka akun : juna rorimpandey (j rex) di fb..

U need 2 get 2 know him better, don't u?

Aku udah ngga sabar gimana cerita si Lea ama Juna, hwuuuaaaa..!!

l i t a July 1, 2011 at 11:12 PM  

@Enno: Emang Mi Instan lebih gampang buatnya ya? hai hai hai hai

@shafarani: Oke-oke...

@Anonim: Iya. Tak lanjutin, tapi jangan anonim lagi yah? Gak enak tau, gak nyebut nama.

@She'Jendral: Mudah2an Juna beneran mampir sini... waaaaa *oh centilnya aku*

@Ann: Makasih infonya, ann. Aku bakal visit tuh facebooknya. *kisshug Ann*

bLog GuE July 3, 2011 at 6:39 AM  

mbak lita, boleh gak kalo misalnya alamat blog mbak ini aku share ke FP.nya Juna Rorimpandey ???
Thanks before :))

l i t a July 3, 2011 at 6:44 PM  

@blog gue: boleh aja kok. Asal nanti ujung2nya jangan diplagiat, dicopas, atau dijiplak apa pun sebutannya. Oke?
*acungin jempol*

bLog GuE July 4, 2011 at 3:24 PM  

makasih mbak :DD . Ceritanya tolong dilanjutin lagi ya, udah gak sabar baca kelanjutannya ^^

Anonymous,  July 4, 2011 at 5:25 PM  

Br baca dan lsg suka..Baguuuss...bole aku krm ke chef juna ga story nya mba??
Btw aku sita, agak2 gaptek jd ga tau knapa jdnya tetep nama ku anonymous..whew..harap maklum ya atas ke gaptekan ku..hehhhe..*mukamerah..

l i t a July 4, 2011 at 5:36 PM  

@Anonim a.k.a Sita: Waduh... boleh banget kalo sampe dikirim ke Mr. Juna *ngarep*... Thanks ya, komennya, aku jadi semanggggaaaaaaatttt banget.
Gak papa kok, gaptek, asal jangan gagap beneran *muka pucat*

Anonymous,  July 4, 2011 at 5:59 PM  

Hahhaha..itu sie aziz gagap :)
Ok aku krm ke dia, smoga dibc yaw..btw aku add fb nya bole?? (Sita)

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP