To Love & Beloved In Return... Have I?

>> Thursday, April 28, 2011

YANG tak ada dalam hidup saya adalah cinta--dicintai kembali, lebih tepatnya.

Selama ini saya adalah pemberi cinta cuma-cuma, yang tak pernah dibalas setimpal oleh orang yang saya cintai.
Cinta saya dianggap murah, karena tanpa syarat, dan selalu mengalah.
Bahkan saat orang yang saya cintai melukai hati dan tubuh saya, saya masih bisa memaafkannya.
Karena itulah, cinta saya terlalu murah, kecil artinya, dibandingkan cinta mereka yang begitu mahal.

Saya mensyukuri hidup saya, menerima dengan ikhlas apa pun yang diberikan Tuhan. Namun hati saya bisa sangat tidak mensyukuri bila terkait cinta.
Saya menuntut pada Tuhan, untuk memberikan cinta yang saya mau, karena hidup saya sangat bergantung pada cinta. Tapi Tuhan ternyata memberikan saya cinta yang egois dan tak tahu diri, yang harus saya jalani seumur hidup tanpa kepastian seperti apa hidup saya kelak bersamanya.

Saya ingin menyingkirkan cinta itu, tapi karena cinta pula, saya menyingkirkan pikiran itu.
Saya tidak ingin melukai orang-orang yang saya cintai dengan keputusan saya yang bisa saja prematur dan kekanak-kanakan.
Namun, kenapa, semakin lama saya bertahan, hidup saya semakin berat? Seolah saja saya berjalan dengan gunung es besar di atas saya.
Tiap lelehan airnya membuat saya mati rasa dan menjauhkan saya dari kesadaran.
Saya merasa, semakin hari 'saya' semakin hilang. Otak saya menciut; mengecil dan suara saya raib, tak lagi bisa bicara. Pendengaran di kuping saya terbatas, tak lagi bisa mendengar suara-suara unik yang berbeda. Saya seperti robot. Seperti binatang bodoh.

Apa cinta memang membuat orang seperti itu? Wajarkah? Karena saya berpikir, kalau cinta seharusnya membuat seseorang bahagia, bukannya sedih, bimbang, sakit, dan akhirnya mati.
Dalam hal ini, saya sudah mati. Mati rasa. Otak saya mati.
Dan sesakit apa pun rasanya, saya sudah tidak bisa kemana-mana lagi, selain menerimanya.

Apa saya tidak punya hak untuk bahagia?
...............................................................................

gambar orisinal dari sini














i used to smile...

2 comments:

gloriaputri April 29, 2011 at 1:33 PM  

kenapa to mba?
lg sedih ya?

l i t a April 29, 2011 at 1:54 PM  

Glo: Ho'oh. Lagi sedih banget.

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP