Kakak kangen kamu, Dek...

>> Thursday, March 10, 2011

Jedi (baca: Jedai), sebut saja begitu, adalah adik laki-laki saya yang akan menginjak usia 26 tahun, tanggal 15 Maret ini--bagi saya dia tetap seorang bocah ingusan cengeng yang suka sekali merajuk.
Dan saya amat meridukannya. 
Tulus. Dari dasar hati yang paling dalam.

gambar dari sini
 Setelah mengalami banyak hal menyakitkan pasca 'wrong business' (tonton film "Australia", dan temukan apa yang dimaksud "wrong business") yang saya jalani selama hampir 1,5 tahun ini, saya menyadari betapa pentingnya keluarga untuk seseorang di posisi saya.
Dan untuk saya, saya hanya memiliki Jedi. Berharap kalau sebagai kakak-beradik, kami bisa akur dan tetap berkomunikasi kendati terpisah jarak dan waktu, saling bercerita tentang hidup kami masing-masing. Saling meringankan hati, saat kami terluka.
Sayangnya, itu semua hanya harapan saya belaka, karena Jedi, tidak berpikiran yang sama dengan saya.

Sejak orang tua kami telah berpisah tahun 2005 silam, Jedi terasa semakin jauh dari saya.
Dia berpikir kalau saya adalah salah satu alasan mengapa perpisahan itu terjadi. Dan perpisahan itu meninggalkan luka mendalam bagi kami berdua--sekeluarga.
Saya mengerti kalau dia menyalahkan saya juga, karena memang sewaktu hal tersebut terjadi, saya tidak ada bersamanya... Tidak mau. Tidak bisa. Karena perpisahan itu terlalu menyakiti saya, body... and soul.
Saya membentengi diri dari urusan orang tua saya; berusaha acuh, agar mereka tidak melibatkan saya dalam permasalahan yang mereka ciptakan sendiri. Saya berpura-pura tiada apapun yang terjadi, tetap bekerja seperti biasa. Tidak ingin memikirkan orang tua saya itu. Menjalani hidup saya yang biasa di Bali.
Saya menciptakan ilusi bahwa orang tua saya telah pergi untuk selamanya, dan tidak perlu saya pikirkan lagi.
Bodohnya, saya tidak memikirkan Jedi sama sekali.
gambar dari sini
Sekarang dia telah dewasa. Sukses mewujudkan mimpi dan keinginannya.
Hidup dengan jalannya sendiri dan pikirannya yang tak goyah.
Dia seorang basis sebuah band yang lumayan terkenal di Jakarta--meskipun masih di taraf Indie, dan dia seorang graphic designer sukses di sebuah perusahaan periklanan di Jakarta.
Hal tersebut membuat saya bangga, tentunya--luar biasa bangga.
Namun... di pikiran Jedi, rasa bangga saya itu tak lebih dari rasa 'tumben' bangga yang muncul karena melihatnya sukses seperti sekarang.
Hal itu menyakiti saya... Karena saya... tidak pernah absen 'bangga' padanya. Dan saya tidak pernah menginginkan apa pun dari kesuksesannya itu.
But... sekali lagi, saya mengerti... Terlalu banyak masalah pelik yang telah dihadapinya sendirian di usia yang seharusnya sedang sibuk2nya bermain dengan teman2nya; gila2an, mengejar cewek2 de el el, bukannya berusaha menguatkan hati menghadapi perpisahan orang tua saya. Sendirian. Tanpa kakak perempuannya ini.

Saya mengerti. Dan saya tak ingin membela diri.

Jedi, apapun dirimu, siapa pun dirimu...
kakak selalu menyayangimu, dan selalu berharap yang terbaik untukmu.
Semoga kau bahagia selalu.
Dan... kakak kangen kamu, Dek. Kangen sekali.

Bye,
Lita

2 comments:

shafarani February 9, 2012 at 1:11 AM  

loh?

*serasa deja vu baca postingan mba lita yg ini*

soalnya kemaren aku juga baru posting soal adek, dan sedikit banyak seperti ini :))

-------------- April 28, 2012 at 7:07 PM  

Jedi, would you marry me ?
we have same problem ... about parents..
so, would you mind to heal me as much as I do to you, later?


*ditabok mbak lita sekenceng-kencengnya*

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP