Bersembunyi Hari Ini

>> Monday, March 28, 2011

SAYA tidak ngantor hari ini.
Alasannya, saya tidak berani menampakkan wajah saya di depan ratusan orang yang ada di sana.
Kenapa? Karena saya terkena alergi... Parah. Dan saya malu, plus tidak mau melihat orang menatap saya, seolah saya monster, ditambah lagi mendengar komentar2 yang menyinggung. Malas.
Sejak Sabtu, setelah selesai General Cleaning di kantor, pulang dan berangkat ke Pura Besakih untuk sembahyang, muka saya gatal, sampe hari Minggunya. Tapi saya biarkan saja, saya pikir nanti juga hilang sendiri, asal jangan digaruk.
Tapi ternyata, sampai malam, gatal itu tidak kunjung berhenti. Dan parahnya ada titik-titik merah berjajar di seluruh wajah.
Ada apa gerangan? (Saya mulai cemas).

Paginya, waktu matahari sudah mulai tinggi, saya bangun, ambil cermin, dan... buwahahahaha! kagetnya luar biasa. Bentol-bentol yang semalam kecil, sekarang membesar. Bikin saya takut sendiri lihat kaca.
Panik, saya bangunkan TeiGung, saya mau ke Dokter pagi2 buta. Sumpah, muka saya seram banget. Dan saya gak mau lama-lama cari pertolongan, meskipun yang lain tetep bilang, "Gak papa, cuma alergi." Terutama TeiGung, yang sepertinya memang enggan ninggalin tempat tidur sebelum jam 8 pagi.

Akhirnya--setelah perjuangan yang amat sangat untuk narik TeiGung dari kasur--saya meluncur ke Dokter; klinik 24 jam yang ada di dekat rumah. Dan sebal sendiri sama si dokter jutek, yang langsung ngelontarin kata, "Mukanya kenapa?" Yee, kalo gw tahu, gw gak bakal ke sini kaleeee.
Pertanyaan sederhana, tapi karena si dokter ngomongnya dengan ekspresi yang membangkitkan hasrat untuk nimpuk, pertanyaan itu jadi 3 x lipat pahit kedengarannya.

Jadi, disanalah saya sekitar 4 jam lalu, menjawab pertanyaan-pertanyaan Dokter jutek itu; makan apa sebelumnya? Ada main debu? Alergi sesuatu?, sambil dia ngecek denyut jantung saya pakai stetoskop, meskipun saya udah bilang kalau badan saya normal. Tidak panas atau lemas sama sekali. Selain malu, yang jelas bukan dikategorikan gejala penyakit.

Setelah beberapa menit yang aneh, tanpa ada diagnosa jelas kenapa muka saya bisa bengap begini, dan si Dokter sudah menuliskan resep obat untuk saya, dia berkata lagi, "Mbak, lebih baik ke dokter kulit aja biar lebih jelas." Kenapa gak dari tadi aja sih?

Ya, akhirnya saya memang akan ke Dokter Kulit nanti, agak siang, karena pagi2 tadi, Dokter spesialis kulit pasti masih tidur.

Yang pasti, saya berharap Alergi saya ini cepat hilangnya. Karena saya ingin cepat-cepat ngantor lagi.
Tidak percaya diri rasanya, muncul dan berhadapan dengan orang banyak, dengan muka yang sama sekali tidak mendukung.

God, please.

8 comments:

Mr TM March 28, 2011 at 9:39 AM  

Semoga cepet sembuh ya Mba Lita...

Ra-kun lari-laRIAN March 28, 2011 at 12:06 PM  

wah, semoga cepat sembuh ya mbak.
memang gak nyaman rasanya kalau bermasalah di wajah atau di bagian lain yang terlihat jelas ya.

yah, biarpun lagi sakit semoga tetap bisa menikmati hari ini ^^

l i t a March 28, 2011 at 1:25 PM  

@all: makasih banyak... emang parah nih muka. Dokter Kulitnya bilang, aku alergi banget ma debu...
baru tahu nihhhhh.
Thanks lagi ya, ucapannya. Meaningfull for me.

Geafry Necolsen March 28, 2011 at 2:27 PM  

sama, aku juga berapa minggu ini ngalami gatal2 n muncul bentolan.

tapi kalo malem aja, kalo kena hawa dingin..

ga kedokter, cuma cari2 info dari google, dengan diagnosaku sendiri (narsis memang) ternyata aku kena biduran, alergi hawa dingin..
susah donk kalo kena AC??

EMANG GA BAKAT JADI ORANG KAYA

l i t a March 28, 2011 at 6:22 PM  

@Geafry: aku alergi debu... ternyata. Plus gak boleh makan2an berminyak. jadi harus jadi spesies Herbivora untuk entah berapa waktu.
But, most of it, si debu ini yang bikin muka gw gatel2.

Btw, thanks yah, udah kunjung balik.

Geafry Necolsen March 28, 2011 at 8:56 PM  

sama2 senasib mbak..
semoga kedepanya bisa lebih rutin berkunjung..
c u around

Geafry Necolsen April 4, 2011 at 9:43 AM  

byuh.. byuh..
belum di update?
kutunggu postingan barunya ya

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP