What d'hell am I doing here? I don't belong here!

>> Thursday, February 10, 2011

Muncul lagi... rasa itu.
Marah.
Cemburu.
Sakit hati.
Lelah.
Putus asa.
.................................................

Saya marah pada semua orang, semua benda, semua hal yang bisa menimbulkan kemarahan dan rasa muram di diri saya selama satu minggu terakhir ini. Saya marah pada TeiGung, atas sikapnya yang menurut saya sungguh menyepelekan. Tapi sebenarnya akar permasalahannya bukan itu; Teigung hanya pelampiasan atas ketidaksenangan saya pulang ke bangunan yang selama satu tahun ini saya sebut sebagai rumah.
Bisa dibilang... saya terkena 'house-blues'. Saya ketakutan berada di dalam rumah itu.


Rumah itu dan segala isinya begitu membingungkan; bising, tak teratur, membuat saya tidak tenang. Selama satu tahun, saya tidak bisa menyesuaikan diri sama sekali di dalam rumah itu, dan juga dengan para penghuninya, baik dengan suami saya, maupun mertua dan ipar saya. Saya tidak tahu bagaimana perasaan mereka sebenarnya pada saya.

Yang pasti, saya tidak merasa menjadi bagian dalam rumah itu; saya masih merasa menjadi orang luar. 
Suami saya pun tidak bersikap sebagai suami yang saya harapkan. Dia tidak punya rencana masa depan yang pasti--semuanya buram. Komitmen berumah tangga yang dia punya bukan dengan saya, melainkan dengan keluarganya. Saya hanya seorang yang melengkapi statusnya saja. Status kalau dia tidak lagi lajang.

Rumah tangga saya sekarang ini tidak lebih dari rumah tangga main-main. Tinggal di satu atap, tapi saya kemana, Teigung kemana. Tidur di satu tempat tidur, tapi pikiran tidak pernah satu. Pulang kerja, tak pernah sekali pun saya membahas hari saya dengan dia, karena dia lebih memilih berkumpul bersama adik dan teman-teman adiknya daripada ngobrol bersama saya. 
Dia lebih senang membicarakan banyak hal dengan orang lain daripada saya. Membuat saya berpikir, siapa sebenarnya saya di matanya?
Saya... kesepian.

Sehatkah rumah tangga seperti ini? Menurut saya tidak. Setiap pagi, dan terbangun dari tidur, saya menangis--entah kenapa. Saat pulang kerja pun begitu, saya lebih sering cemas dan malasnya daripada suka citanya. Lebih betah berada di kantor daripada di rumah.
Saya malas melihat wajah-wajah merengut yang membebani pikiran lelah saya. Saya capek!

Buzz off, you, Moron!






0 comments:

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP