Mimpi Yang Entah Kapan Terwujud

>> Thursday, January 27, 2011

Memiliki mimpi untuk melakukan sesuatu
dan dapat mewujudkan mimpi tersebut
Mempunyai bakat untuk melakukannya,
namun tidak memiliki nyali untuk mewujudkannya
..............................................................

Saya ingin menari ala Bollywood dance dengan banyak penari pendukung menari di belakang saya. Dan untuk mewujudkannya, tahun 2007 lalu saya mendaftarkan diri untuk mempelajari tarian klasik India, Bharatanatyam di Indian Cultural Center (ICC) di Denpasar.
Saya mempelajari hand-gesturenya; Patakas, tripitakas, Chandrakala, de el el, serta gerak entak kakinya yang lumayan membuat urat-urat saling silang selama beberapa hari. Saya memakai pakaian nasionalnya yang berupa baju sebatas dada (woo, seksi, bo!) dan rok gopi atau rok lebarnya, dan bertemu dengan para penari asli India yang datang langsung ke Bali untuk berpartisipasi di Pesta Kesenian Bali tahun itu.
Menyenangkan. Dan saya menikmati waktu-waktu saya mengabdikan diri saya pada tarian yang semarak itu.
Namun... ternyata semangat belajar saya tidak diimbangi dengan nyali saya. Saya malu, dan merasa tidak percaya diri untuk membuat mimpi saya terealisasi. Ingin memulai... tapi bingung harus darimana saya memulai. Akhirnya... saya pun berhenti mempelajari Bharatanatyam, dan kembali ke rutinitas biasa, tanpa memikirkan untuk kembali ke ICC lagi.

Guru saya menyayangkan keputusan saya tersebut, tentunya. Dia bilang, "You do have talent. You can dance. You understand the beat. You've already learn Balinese dance for so long, it's time to increase your capability. Don't stop now."
Tapi saya hanya bisa tersenyum, tanpa berkata-kata.
Beberapa kali dia menelepon saya, agar saya datang ke kelasnya lagi, namun saya hanya berkata, "I'll be there if I have time to be there." Dan akhirnya dia menyerah, dan tak lagi menghubungi saya.

Kurang lebih 2 tahun berlalu, dan saya sudah tak lagi berniat mewujudkan mimpi, mendadak muncul Program baru di televisi bernama "Indonesia Mencari Bakat" yang mencari bakat-bakat unik yang dimiliki orang-orang seIndonesia. Program tersebut nampaknya menerima segala jenis kemampuan menghibur seperti tari, nyanyi, musik, akting, bahkan yang sekarang, Sulap. Dan mata saya yang tertutup, membuka--sedikit.
Mata saya semakin terbuka ketika salah satu finalis yang menyebut diri: I Am Dancer lolos audisi.
Di audisi pertama dia menampilkan cuplikan tari India dari film Aaja Nachle, dan mendapat sambutan meriah baik dari Juri maupun penonton.  Dia juga bilang, kalau baru saat itu dia berani menari di depan orang banyak--mengikuti kontes atau pertunjukkan seperti itu, karena sebelumnya dia tidak punya nyali untuk mempertunjukkan kemampuannya sama sekali di depan publik.
Kata-katanya membuat saya teringat diri saya. Benar-benar mengingatkan pada diri saya. Karena itulah yang terjadi pada saya sekarang ini; tidak punya nyali, dan saya tak tahu kapan saya punya kekuatan untuk bisa mewujudkannya, meskipun harus menerima resiko di 'boo' oleh orang. Dan sampai sekarang, saat saya mengetikkan huruf demi huruf ke blog ini, saya masih tak kuasa untuk berusaha mewujudkan mimpi itu.

Jadi di sinilah saya sekarang, membiarkan semua bakat seni yang saya punya terbuang percuma. Miris memang... tapi... apa yang harus saya lakukan?
Bisakah memberi saran?


Ingin menari semegah Aishwarya Rai


Ingin menari secantik Rani Mukerji

1 comments:

deeo August 16, 2011 at 2:16 PM  

selagi masih ada waktu ,kesempatan , dan semua faktor pendukung sebuah impian , kenapa gak coba direalisasikan mbak?TABRAK aja!!!HAJAR!!!Kapan lagi...hidup cuma sekali , ntar waktu abis baru kita nyesel!Kalo berani bermimpi...maka kita harus berani ngewujudinnya kan mbak?SEMANGAT!!!

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP