Happy New Year 2011

>> Friday, December 31, 2010

Ini Greeting Card buatan saya sendiri...
Memang simple dan kurang hiasan, but... I made it myself : )

So this is for you, guys.
Thank u for visiting my blog and read my thoughts .
Love You...

Read more...

Satu Tahun Umur Kami

>> Tuesday, December 28, 2010


Pernikahan,
Bulan-bulan pertama yang menyesakkan dan penuh pertengkaran
Penuh dengan pikiran, "Aku tidak ingin bersamamu lagi!"
Penuh dengan tangis dan air mata...
Kata 'pergi', 'pisah' dan lain-lain selalu terlontar
Tapi nyatanya sekarang... satu tahun umur kami
Dan cintaku tak sedikit pun pudar padanya

........

Happy Anniversary, Bibie
I love you


Read more...

Garudaku--Aku Tetap Bangga Padamu

>> Monday, December 27, 2010

We'll pay back on Dec 29th, guys!

Meskipun Timnas Indonesia kalah 3-0 dari Malaysia di pertandingan final league I, Minggu malam, 26 Desember kemarin, saya tetap appreciate sama Timnas kita, kok.
Emang sih, waktu Safee, Kapten Kesebelasan Malaysia sukses ngeGol-in bola ke gawang tim Indonesia, saya sempet sedih dan bermuram durja, plus pindahin chanel ke stasiun televisi lain saking sebelnya--males nonton. Apalagi begitu tahu kalau ternyata timnas Indonesia bener2 dibantai sama Timnas malaysia dengan 3 - 0, waduhh... saya udah muter mata ke atas dan mikir, "Kalah lagi... kalah lagi. Ternyata tim Indonesia jago di kandang aja."
Tapi... paginya begitu saya pikir-pikir lagi... "Ngapain malah underestimate timnas sendiri?"
Yah, walaupun emang beringas di kandang aja, tapi... mereka--Gonzales, Irfan dan temen2nya yang lain--untuk pertama kalinya bisa ngangkat nama Timnas Indonesia yang selama ini di'ece'in banget ma saudara setanah airnya sendiri--penduduk Indonesia.Mereka bikin 'Gelora Bung Karno' akhirnya penuh sesak sama penonton yang suport satu nama: Indonesia, ngibarin satu bendera: Bendera merah putih, dengan kaus bersimbol burung Garuda Pancasila di dada kiri. Mereka bener2 datang untuk mensuport Indonesia, bukan lagi mengatasnamakan Arema, Jakmania, Persib, de el el.
So... they're great... They're just lost their confidence.

Pastinya banyak orang yang sekali lagi mencemooh timnas, tapi pastinya ada juga orang-orang yang seperti saya, menghargai kerja keras mereka karena untuk beberapa hari sejak piala AFF dimulai, TimNas bisa bikin orang-orang setanah air memfokuskan mata pada permainan mereka yang membuahkan kemenangan beruntun dari timnas negara2 Asia lainnya, salah satunya Filipina yang cukup ditakutin karena pernah berhasil sampe ke piala Eropa, sampai akhirnya Timnas Indonesia bisa tembus ke final, untuk ngelawan TimNas salah satu negara yang selama ini udah bikin panas hati orang Indonesia, Malaysia. Yang kendati kalah... saya tetap menghargai dan bangga pada mereka.

Read more...

Hei, Mommmm. It's for you:

>> Wednesday, December 22, 2010

 
 "The moment a child is born, the mother is also born. 
She never existed before.
The woman existed, but the mother, never. 
A mother is something absolutely new"
 ~Rajneesh~

  
SELAMAT HARI IBU
 
 




Read more...

Be Patient, Beb

>> Thursday, December 16, 2010

Orang itu mencoba melukai hati saya.
Tampaknya dia tidak suka melihat saya tertawa lepas.
Kata-kata yang menyembur dari mulutnya seperti roket yang panik.
Panik untuk membuat saya merasa kecil di hadapannya.
Dia mengatakan kalimat-kalimat penuh singgungan, untuk memicu tangis saya.
Dan ya... dia hampir berhasil, kalau saja, kesabaran saya hanya sejengkal.
Memang sakit kalau tidak bisa diluapkan. Kalau tidak diucapkan. Kalau tidak tersampaikan.
Tapi... biarlah... Anggap saja melatih kesabaran saya yang selama ini memang hanya sejengkal

Lita

Read more...

>> Monday, December 6, 2010

Saya cuma mau ucapin...

Selamat Hari Raya 
Galungan dan Kuningan 

sama semua teman blogger yang merayakan.
Karena gak akan sempat untuk saya mengucapkan besok atau dua hari lagi, berhubung besok sudah Penampahan Galungan, dan besoknya Galungan (8 Des' 2010), dan saya akan bergumul dengan lautan janur/busung yang mesti dijait/dibentuk sesuai dengan fungsinya. Ditambah lagi dengan kegiatan masak-memasak yang jadi kegiatan rutin tiap hari raya ini. Dijamin, saya gak akan sempat untuk menyapa siapa pun via dunia maya.

Thanks,

Lita

 

 

Read more...

Selamat Jalan. Untuk selamanya.

>> Wednesday, December 1, 2010


Yes. This is goodbye.
For good.
We'll never meet again.

Tenang dulu, everybody. Quote di atas bukan saya tujuin buat orang. Melainkan gigi saya.
Gigi bungsu saya, yang sejak 2 minggu lalu udah jadi bahan tulisan blog saya, yang akhirnya hari Minggu tanggal 28 Nopember kemarin, resmi keluar dari keanggotaan gigi-gerigi yang menghuni mulut saya.

Akhirnya... Dan rasanya lueega banget. Meskipun prosesi pencabutannya rada scary.
Bener... nakutin banget. Walau pun dokter bedahnya berusaha banget bikin saya santai, dengan bersenandung entah apa bareng2 ma susternya, pas dia masukin pisau bedah, bor, tang, suntikan de el el, ke dalam mulut saya.
Dan yang pasti selama 'acara', saya gak buka mata sama sekali. Kecuali mulut yang kebuka (gak tau sampai pembukaan berapa), semua indera yang ada di badan saya mati2an saya non-aktifin.
Baru setelah operasinya selesai, dan gak ada lagi benda-benda berat atau tajam yang mau masuk lagi, saya buka mata.
Gak perlu deh saya ceritain bagaimana detil dokternya ngangkat si gigi itu. Yang pasti... mulai dari jarum suntik nusuk beberapa titik bagian dalam mulut untuk proses anestesi, sejak itulah horor dimulai.
Meskipun emang gak kerasa apa-apa, tapi tetep aja bikin ngeri.
Saat itu bagi saya, si Dokter bedah mulut adalah Psikopat berdarah dingin (bayangin ngebelah gusi orang pake nyanyi2), dan si suster adalah prodigy-nya. Sama berdarah dinginnya (karena ikut nyanyi2).
Aduh... serem ah.

But, yang hebat... saya bertahan (Mau gimana lagi... mundur gak bisa. Maju...? Bisa2 rahang bolong kena bor). Saya pasrahkan nyawa saya di tangan si Dokter. Alhasil... si gigi, kecabut juga. Dan saya baik2 aja. Sehat wal'afiat.

Sekarang saya udah oke. Gak meringis2 sakit lagi. Meskipun pipi kanan tembem dikit sebagai efek operasi brutal kemarin, tapi saya hepi. Udah bisa makan lagi. Sepuasnya. Setelah selama dua minggu cuma kena asupan bubur--baik di rumah mau pun di kantor. Bikin perut kreok2 pagi, siang, sore, dan berat badan nyusut drastis.

I'm in a full shape right now!
And thank to God. To my Bibie. Dokter Tri Wibowo dan Suster Indira.



Lita

Read more...
Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP