Catatan Mingguan: Accepting

>> Saturday, November 6, 2010

Another Saturday. Another week will end. 
Dan satu minggu ini tidak banyak yang terjadi, selain saya berusaha lebih sabar... sabar dan sabar menghadapi semua yang harus terjadi dan harus saya alami.
Di keluarga...
Yah... bisa dibilang saya lebih bisa menerima (meskipun masih sangat berusaha untuk menerima 100%) kekurangan suami saya, dan memperbaiki diri semampu saya, tanpa terlalu menekan diri seperti sebelum2nya. Berusaha rileks, dan tak banyak bicara, lebih tepatnya. Dan saya merasa lebih enjoy.



Di kantor...
Saat inilah saya benar2 belajar, untuk menahan emosi, belajar bersabar, berbesar hati dan menekan harga diri, demi kebaikan saya sendiri dan semua orang. Dan semakin hari... saya semakin bangga pada diri sendiri. Betapa saya mampu untuk menahan diri untuk tidak berkomentar negatif, tidak membenci dan tidak mendendam pada orang lain yang kadang menyakiti batin, memerahkan telinga dengan kata-kata dan menjatuhkan harga diri saya. Andaikan ada perasaan tak puas, tak suka, dan lain2, semuanya itu saya simpan di benak saya, dan sebisa mungkin tak saya keluarkan melalui bibir. Itu lebih baik. Dan saya merasa lebih dewasa secara sikap untuk menyikapi hal2 yang sepele yang banyak terjadi dulu, sekarang, maupun nanti.
Saya merasa... kuat. Dan sabar.



Di hadapan Tuhan...
Meskipun Tuhan tak pernah berkata langsung pada saya... saya yakin Tuhan sangat cinta pada saya.
Dia memberikan kekuatan yang aneh pada saya untuk melewati masa-masa sulit, dia memberi saya banyak kesibukan yang melupakan kesedihan saya. Dia mengirimkan orang2 yang meringankan gundah di hati; orang2 yang tanpa saya minta, datang dan mengatakan bahwa mereka ingin saya kuat, orang2 yang memberikan tepukan di pundak untuk membesarkan hati saya, orang2 yang memberikan senyum manis untuk mencerahkan mendung di benak saya, dan orang-orang yang berkata kalau mereka menyayangi saya.
Saya bersyukur karena Tuhan telah menciptakan saya sebagai manusia, tanpa kurang suatu apa pun, dan lebih banyak bersyukur atas cinta yang diberikan keluarga, teman dan orang2 pada saya. Semua itu menguatkan saya. Dan saya bersyukur Tuhan memberikan masalah2 dan kesalahan yang yang saya perbuat, untuk bahan pembelajaran bagi saya untuk menjadi orang yang lebih baik.



My Quote this week:
Saya tidak sempurna.
Karena saya manusia, bukan malaikat, bukan juga orang super
Saya hidup dengan cara yang sederhana; eat, pray, love

0 comments:

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP