Dua Dunia: Bab 3

>> Friday, September 11, 2009


Jantungku mencelat ke leher. Hampir saja aku memekik keras, kalau saja Abi tidak buru-buru menekap mulutku dengan tangannya. Aku melirik ke arahnya, melihatnya mengerutkan alis, menggelengkan kepala ke kanan-ke kiri dengan pelan, memberi isyarat padaku agar tidak bersuara. Aku mengangguk, dan dia, dengan perlahan, menurunkan tangannya.

Aku menutup mulut dengan kedua tanganku, bertahan tidak bersuara, kembali memandang pria tersebut. Dia berjalan pelan, dengan langkah yang tidak bersemangat, dengan satu tangan berayun canggung di samping tubuhnya. Tampaknya dia sama sekali tidak menyadari kalau ada seorang wanita, berwajah amat pucat dan kusam, menggendong di punggungnya--tidak heran kalau dia berjalan bungkuk seperti itu; dia pasti merasa keberatan sekali. Rambut hitam panjang yang terjurai berantakan menutupi sebagian wajah wanita itu, tidak dapat menyembunyikan seringai sinting, penuh kebahagiaan suram yang mengembang dari bibirnya yang kebiruan. Jari-jari tangannya yang panjang pucat, melingkar ketat di sekeliling leher si pria, yang sekarang mengurut-ngurut lehernya. Wanita itu mengenakan gaun putih yang panjang menutupi kaki; mirip dengan yang dikenakan Suzana. Auranya tidak seperti aura Abi atau ‘orang-orang’ lain yang tadi kutemui--putih keperakan, melainkan hitam. Menakutkan. Bisikan-bisikan samar terdengar sayup-sayup diikuti hawa dingin yang mencekam, membuat badanku jadi lemas. Aku cepat-cepat menutup menutup kepalaku menggunakan tangan.

Catatan:
Suka cerita di sini...
Waktu Abi ngejelasin makhluk2 penghuni Infernag--dunia sebelum neraka), tempat Maru, Kurakah, dan beberapa ksatria Iblis tinggal--ke Nali.

1 comments:

dinar April 8, 2013 at 1:23 PM  

mbakkkk serius deh,dua dunia ini kapan jadi buku?awas kalo gak jadi buku ya *ngancem
hehehehe...aku bener2 pengen punya buku yang ditulis mbak LIta nih,serius dehhhhh....berjuta-juta persen.
SEMANGAT mbak LIttttt

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP