Berita Sedih Berakhir Konyol

>> Wednesday, February 4, 2009

Tahu kan, berita yang beberapa hari lalu gencar banget ditayangin di televisi? Mengenai 7 mahasiswa Yarsi yang hilang saat mendaki di Gunung Salak, Sukabumi? Kebayang kan bagaimana sedihnya orang tua dan teman-teman mereka saat mereka belum ditemukan. Kabarnya mereka terpisah satu sama lain, kehabisan bahan makanan, pokoknya yang sengsara-sengsara deh. Seluruh Media turut memberitakan dengan intensnya, bahkan Tim Sar sampai turun tangan mencari mereka.
Pada akhirnya 7 orang itu ditemukan juga oleh seorang Bapak (lupa namanya) penduduk daerah sana dalam keadaan sehat. Tidak ada satu pun yang terpisah dari kawanan (domba kali). Dan gosipnya, menurut si Bapak, saat ditemukan mereka sedang masak sup ayam. Sama sekali gak sengsara dong ya?
Yah, yang penting kini semua orang bisa bernafas lega karena mereka kembali dengan selamat. Orang tua mereka sampai menangis terharu dan sujud syukur atas hal itu.
Tapi masalahnya bukan sampai sana saja, karena ternyata banyak orang yang jengkel pada mereka semua, termasuk media.
Tadi pagi tiga diantaranya diwawancarai oleh TV One. Dan disanalah ketahuan cerita sebenarnya, dan bikin saya ketawa terbahak-bahak. Ternyata salah satu dari mereka memang benar terpisah, tapi hanya 2 jam saja. Karena teman-temannya langsung mencari begitu tahu dia hilang. Tapi, mungkin si 'hilang' itu panik, dan dia berusaha ngontak orang-orang dengan hp-nya, termasuk orang tuanya yang ternyata nerima sms yang memberitahukan kalau dia terpisah dari rombongan di Gunung Salak. Itulah awal mula kekacauan. Orang tuanya langsung kena panic attack, dan melapor ke kampus. Kampus menginfokannya ke teman-teman dan sepakat meneruskannya ke media. Media memberitakan, dengan banyak bumbu penyedap yang bisa membuat orang meringis dan prihatin. Tim SAR juga ikut sibuk, semua sibuk, orang2 di daerah Gunung Salak juga jadi heboh. Sementara yang dikabarkan hilang baik-baik saja bersama teman-temannya yang lain, masak sarden salmon, sup ayam, ketawa-ketiwi, tanpa tahu di bawah gunung orang2 sedang mengerahkan tenaga mencari mereka. Begitu ceritanya.
Setelah tahu kejadian sebenarnya, banyak orang menggelengkan kepala. TV One pun membombardir mereka dengan pertanyaan-pertanyaan yang membuat mereka seperti tertuduh yang menyebabkan terusiknya stabilitas nasional (hahahah). Bahkan ada penelepon, yang meminta mereka untuk minta maaf pada publik yang ikut cemas pada mereka. Sumpah, saya hanya bisa ketawa melihat tampang mereka semua. Terutama saat semuanya nunjuk ke si pelaku pengirim SMS, tampangnya itu antara merasa bersalah dan bengong, cuma bisa bilang "I've got panic attack."

0 comments:

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP