Ada apa sih sebenarnya?

>> Thursday, February 5, 2009

Foto dari: Detik.com

Jujur, saya masih bingung dengan berita Demonstrasi Pemekaran Propinsi Tapanuli tempo hari, yang berujung dengan meninggalnya ketua DPRD Sumut, Almarhum Abdul Aziz. Kemarin malam saya sempat nonton berita wawancara SCTV dengan beberapa tokoh DPRD di sana, yang mengulang secara verbal kejadian saat itu. Salah satu dari mereka yang kebetulan ada di dekat Almarhum, bilang kalau Demonstran yang kalap terus memukul, melempari, dan memaki-maki Aziz, meskipun dia sudah dalam kondisi lemas. Dia juga mengatakan polisi yang berada di sana tidak berusaha menghalau para demonstran atau melindungi almarhum sama sekali.

Ada apa sih sebenarnya??? Ada apa sama polisi2 itu?

Saat gambar hasil rekaman kamerawan SCTV ditayangkan, saya menitikkan air mata, karena melihat ekspresi wajah almarhum saat dipukuli beramai-ramai oleh massa. Saya nggak tega. Saya membayangkan bagaimana kalau ayah saya yang dipukuli seperti itu. Mungkin almarhum salah, tapi.... apa harus begitu caranya untuk menghukumnya?

Kenapa sih demonstrasi di Indonesia selalu berujung pengerusakan aset atau penganiayaan seperti itu? Kayaknya manusia di Indonesia sudah bukan manusia beradab lagi, melainkan bar bar. Kita kembali lagi ke jaman batu yang gak ada aturannya. Semua main pukul, main bunuh. Apa bedanya manusia dengan binatang kalau begitu.

Saya setuju dengan demokrasi, tapi kalau yang terjadi di Sumut itu bukan demokrasi lagi namanya, melainkan pemaksaan besar-besaran. Gak ada sistemnya. Bukannya prihatin, saya malah jijik. Dan ujung2nya pemerintah pasti mikir untuk menyetujui pembentukan propinsi tersebut. Belum apa-apa udah mati satu, gimana kalau sudah berpropinsi, jangan-jangan bisa ratusan.
Selain itu beberapa tokoh juga harus diperiksa, seperti Kapolda Sumut, korlap demonstran, beberapa aktivis, wah buntutnya jadi panjang deh.





0 comments:

Post a Comment

Please, do leave comments

Related Posts with Thumbnails

Suka Kata-kata Ini

"You know those hugs? The ones where you're held real close and then they pull you even tigher, as if you might disappear from their life at any second? The ones that make the world disappear and everything better? Yea I'd love one of those, please."
-Indar Mahardian's Words-

Tentang Saya

My Photo
Indar Meilita
Lita is my nick name. A Taurus. Also a melancholy - choleric person. I love my Job as an HR, but I also a TAROT card reader. Complicated indeed, but sincere. I have married, and still going strong til today. Haven't got children yet, but still, I'm grateful and more grateful everyday.
View my complete profile

  © Blogger template Simple n' Sweet by Ourblogtemplates.com 2009

Back to TOP